Tak Selalu Terlihat Mata, Ini Cara Deteksi Abu Halus Vulkanik Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau seringkali tidak kasatmata meski langit terlihat cerah. Partikel halus dapat tetap berada di udara atau terangkat kembali dari permukaan akibat angin dan kendaraan. Untuk mendeteksinya, masyarakat dapat memantau konsentrasi partikel PM10 dan PM2,5 melalui aplikasi seperti AirVisual, IQAir, atau Google Maps, serta melakukan pengecekan fisik dengan mengusap permukaan benda menggunakan kain basah atau tisu putih untuk merasakan tekstur kasar khas abu vulkanik.
Namun, peningkatan angka PM2,5 atau PM10 tidak otomatis berasal dari erupsi karena bisa bersumber dari polusi kendaraan atau industri. Kepastian sumber abu memerlukan analisis laboratorium menggunakan metode SEM-EDS, XRD, atau mikroskop. Masyarakat juga disarankan memantau arah awan abu melalui citra satelit, BMKG, VAAC, dan peta MAGMA Indonesia. Jika kualitas udara buruk atau ada peringatan pemerintah, warga diimbau segera mengurangi paparan tanpa harus menunggu hasil laboratorium.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terdeteksi, Pramono Perketat Pemantauan Udara
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 07.31
Pramono Klaim Paparan Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menurun
VOI · 7 September 2026 pukul 14.59
Water Mist Dikerahkan, Sebaran PM10 Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menyempit
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 11.00
Top 3 Tekno: Cara Pantau Pergerakan Abu Anak Krakatau via Aplikasi Bikin Penasaran
Berita terkait
Update Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar di Wilayah Ini Senin Pagi
Detik.com · 7 September 2026 pukul 07.40
6 Tips Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Asal Disiram!
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.16
Anak Krakatau Erupsi, Pengusaha Hotel di Carita Ungkap Efek Dahsyatnya
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.30
Abu Anak Krakatau Capai 7.000 Kaki, BMKG Ungkap Arah Sebarannya
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 15.23