Tambang Emas Ilegal Marak Kalsel Tingkatkan Operasi Penertiban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivitas tambang emas ilegal kini marak di Provinsi Kalimantan Selatan, meluas ke kawasan hutan dan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah Pegunungan Meratus hingga perbatasan Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi bersama Kepolisian Daerah Kalsel menggelar operasi penertiban dan pengamanan kawasan hutan. Dalam operasi tersebut, sejumlah tersangka berhasil ditangkap dan peralatan tambang disita. Aktivitas ini diduga melibatkan oknum aparat dan menggunakan alat berat serta tenaga kerja dari dalam dan luar daerah. Kerusakan lingkungan akibat aktivitas ini cukup parah, termasuk pencemaran DAS akibat penggunaan mercuri dalam proses pemurnian emas. Lokasi tambang ilegal tersebar di Kabupaten Tabalong, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Namun, upaya penertiban terkendala akibat minimnya personil Polisi Hutan, sebagian besar ditugaskan untuk penanganan kebakaran hutan (karhutla).
Bagikan
Berita terkait
Kabut Asap kembali Kepung Bandara Syamsudin Noor, Penerbangan Terganggu
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.38
Walhi: Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.50
73 Hotspot Terdeteksi di Kalsel, 14 Titik Berada di Areal PBPH
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Kemenhut Perkuat Deteksi Dini Karhutla, 73 Hotspot Terpantau di Kalsel
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00