Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jerit Warga Banjarbaru Kalsel Dikepung Asap Karhutla

Salah satu warga Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bernama Windy, memberikan kesaksian tentang dampak buruk asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin parah. Asap tebal masuk ke dalam rumah warga, terutama yang dekat dengan lokasi kebakaran, dan mengganggu pengendara yang melintas, menyebabkan sesak napas. Pada pagi hari, asap mengganggu pandangan dengan jarak pandang sekitar 3 meter, memicu kemacetan lalu lintas dan kecelakaan truk yang mengangkut motor-motor baru.

Kondisi di lapangan menunjukkan lahan di pinggir jalan Liang Anggang masih terbakar hingga pukul 17.45 WITA, dengan api berkobar di beberapa titik. Terdapat upaya pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran dan warga, termasuk penyiraman dari atas menggunakan helikopter. Karhutla telah berlangsung selama beberapa minggu, namun kondisi asap dilaporkan semakin memburuk pada pekan ini. Cuaca terasa sangat dingin dan bau asap membuat dada sesak meskipun warga sudah menggunakan masker.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mengurangi paparan langsung terhadap udara luar dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kualitas udara di Banjarbaru telah mencapai kategori berbahaya atau sangat tidak sehat pada Rabu (19/8) pagi akibat karhutla dan kondisi kering. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 389,4 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui ambang batas 250,5 mikrogram per meter kubik.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait