Tangani Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Upayakan Operasi Modifikasi Cuaca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupayakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, hujan merupakan strategi paling efektif untuk melunakkan dan mengurangi abu vulkanik yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Operasi ini diluncurkan dari Bandara Internasional Kertajati di Jawa Barat, dengan opsi tambahan dari Semarang jika kondisi di Kertajati terhambat oleh cuaca buruk. Intensitas erupgi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai menurun, namun sebaran abunya masih terasa hingga saat ini, menyebabkan penutupan operasional beberapa bandara termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Akibat dampak abu vulkanik, pemerintah menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Jakarta dan sejumlah wilayah Jawa Barat. Data dari PVMBG, VAAC Darwin, dan analisis citra satelit Himawari-9 digunakan untuk memantau sebaran abu vulkanik tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 08.44
BNPB Tegaskan Modifikasi Cuaca Digelar Sampai Luruhkan Abu Anak Krakatau
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 08.06
BNPB siapkan OMC untuk luruhkan abu erupsi Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 04.36
Daftar Daerah yang Terapkan PJJ Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 21.48
Abu Anak Krakatau Meluas, Pembelajaran di Sekolah Tangsel Tetap Normal
Berita terkait
Redam Abu Vulanik di Jakarta, Banten dan Lampung, BNPB Modifikasi Cuaca
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 13.15
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Wali Kota Sebut Bekasi masih Aman
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.35
Komisi IX Ingatkan Penjual Masker Tak Naikkan Harga Imbas Abu Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 14.21
DPR Peringatkan Penjual Masker, Jangan Goreng Harga Gegara Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.39