Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tangkal Serangan Houthi, Arab Saudi Bentuk Koalisi Laut Merah

Arab Saudi mengumumkan pembentukan koalisi pertahanan maritim internasional untuk Laut Merah pada Jumat (31/7/2026), menyusul blokade maritim yang diberlakukan kelompok Houthi di Yaman sejak 20 Juli. Keputusan ini diambil setelah pertemuan di Riyadh yang dihadiri perwakilan 43 negara dan Uni Eropa. Koalisi bertujuan melindungi jalur pelayaran internasional, kebebasan navigasi, dan perdagangan global, khususnya di Laut Merah, Selat Bab el-Mandeb, dan Teluk Aden.

Saat ini 14 negara mendukung pembentukan koalisi, termasuk Kuwait, Bahrain, Qatar, Turki, Pakistan, Yordania, Mesir, Sudan, Somalia, Djibouti, dan Bangladesh. Militer AS turut hadir dalam pertemuan tersebut. Dalam pernyataan bersama, negara-negara pendiri menegaskan koalisi bersifat murni defensif, tidak menargetkan negara atau organisasi mana pun, dan beroperasi sesuai hukum internasional. Arab Saudi ditetapkan sebagai pemimpin koalisi dengan markas besar permanen di negara tersebut.

Seluruh partisipan telah menyepakati draf piagam koalisi, membuka jalan bagi peluncuran operasional. Koalisi ini terbuka bagi semua negara yang ingin bergabung setelah menyelesaikan prosedur nasional masing-masing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait