Houthi Klaim Paksa 8 Kapal Tanker Arab Saudi untuk Ubah Haluan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Houthi mengklaim telah memaksa delapan kapal tanker minyak Arab Saudi untuk mengubah haluan tanpa kerangka waktu, meningkatkan ketegangan baru. Juru bicara Houthi, Yahya Saree, menegaskan kelompok itu melanjutkan operasi pengepungan terhadap Arab Saudi dan akan menargetkan kapal mereka di mana pun. Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi pada 20 Juli, meskipun baru-baru ini menolak laporan biaya pada kapal komersial di Selat Bab al-Mandeb.
Insiden terpisah melaporkan ledakan di dekat satu kapal tanker, namun tidak ada kerusakan. UKMTO sedang menyelidiki dan menyarankan kapal berhati-hati. Data dari Kpler menunjukkan lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz turun 77%, dari 22 kapal per hari menjadi lima, sementara lalu lintas through Selat Bab al-Mandeb tetap stabil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.30
Arab Saudi Disebut Lagi Dilema, MBS Terjepit-Stabilitas Terancam
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.30
Arab Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan Baru Berisi 14 Negara, Mau Apa?
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.25
Iran Cs Ancam Pelayaran, Arab Saudi Ajak Negara Islam Bentuk Koalisi Pertahanan
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 11.27
Tangkal Serangan Houthi, Arab Saudi Bentuk Koalisi Laut Merah
Berita terkait
Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.58
Kapal Komersial Hadapi Ancaman di Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb, Tak Ada Lagi Jalur Pelayaran Aman
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 00.01
Breaking: Timteng Panas Lagi, AS-Houthi Serang Kapal-Kapal
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 07.00
Harga Minyak Hari Ini Melambung Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.10