Galang Aliansi Pertahanan Maritim untuk Bab al-Mandab, Arab Saudi Gelar Pertemuan Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi mengadakan pertemuan internasional di Riyadh untuk membentuk aliansi pertahanan maritim multinasional. Pertemuan ini bertujuan melindungi kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, sebagai respons terhadap blokade Houthi terhadap kapal-kapal Saudi. Langkah ini krusial untuk menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional dan perdagangan global.
Kementerian Pertahanan Saudi melaporkan bahwa pertemuan dihadiri oleh perwakilan dari 43 negara dan delegasi Uni Eropa. Diskusi berfokus pada peningkatan keamanan jalur maritim, termasuk ancaman terhadap kapal komersial, tanker minyak, dan infrastruktur maritim. Para peserta mengeksplorasi cara memperkuat kerja sama pertahanan multilateral untuk melindungi rantai pasokan dan ekonomi dunia.
Selain itu, pertemuan membahas rancangan piagam aliansi, struktur organisasi, pengaturan komando dan kendali, serta mekanisme operasional masa depan. Ini merupakan langkah konkret menuju pembentukan aliansi yang efektif untuk menangkal ancaman di kawasan strategis tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.30
Arab Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan Baru Berisi 14 Negara, Mau Apa?
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.25
Iran Cs Ancam Pelayaran, Arab Saudi Ajak Negara Islam Bentuk Koalisi Pertahanan
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 11.27
Tangkal Serangan Houthi, Arab Saudi Bentuk Koalisi Laut Merah
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Turun, Arab Saudi Usulkan Koalisi Amankan Jalur Perdagangan
Berita terkait
Bak NATO, Arab Saudi Luncurkan Aliansi Pertahanan Baru
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.15
Mampukah Aliansi Laut Merah Pimpinan Arab Saudi Menaklukkan Houthi dan Iran?
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 15.11
Turki Gabung Koalisi Pertahanan Maritim Pimpinan Arab Saudi di Laut Merah
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.31
Houthi Paksa 29 Kapal Tanker Arab Saudi Berbalik Arah, Terus Blokade Laut Merah
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 17.24