Target Pram Makin Ngeri: Jakarta Top 50 Kota Global Paling Lambat 2030
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan agar Jakarta dapat masuk dalam 50 besar kota global dunia pada tahun 2029 atau 2030. Saat ini, Jakarta masih berada di peringkat 71 dari 156 kota global dunia. Dalam acara Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan DKI Jakarta 2026, Pramono menekankan pentingnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai prasyarat untuk menjadi kota global. Jakarta saat ini memiliki IPM sebesar 85,05, menjadi tertinggi di Indonesia, yang mengukur kesehatan, pendidikan, dan pengeluaran per kapita. Selain IPM, penurunan rasio Gini juga menjadi fokus, yang telah turun dari 0,441 menjadi 0,435, meskipun masih dianggap tinggi. Pramono juga menyatakan komitmen untuk menjadikan Jakarta terbebas dari kabel semrawut dalam lima tahun, dengan total panjang kabel yang perlu ditangani sekitar 6.500 km.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 11.41
Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14% dalam 2 Tahun
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.18
Pramono Pertimbangkan Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu dan Minggu
kumparan · 11 September 2026 pukul 11.14
Pramono: 3.148 Posyandu di Jakarta Sudah Terapkan Smart Posyandu
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.00
Pemprov DKI Siapkan Skema Biaya 6.500 Km Kabel Masuk Tanah, Tak Cuma dari APBD
Berita terkait
Jakarta Bidik 20 Besar Kota Global 2045, Pramono Beberkan Agenda Besarnya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.30
Pramono Ajak FBR Jaga Jakarta: Kota Global Tak Cuma Bangun Fisik
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 15.03
Pramono Kaji Usul Menteri Jumhur CFD 2 Kali Seminggu: Itu Rasional
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.03
Pramono soal Laga Persija vs Persib: Kalau di Jakarta Saya Akan Nonton
kumparan · 10 September 2026 pukul 15.13