Tarif AS 50 Persen Mengintai, Kanada Buru Kesepakatan Dagang di Washington
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat berencana memberlakukan tarif impor sebesar 50 persen terhadap lebih dari 500 kategori produk Kanada mulai pekan depan. Tarif ini menggunakan Pasal 338 Undang-Undang Tarif AS 1930 (Smoot-Hawley Tariff Act) yang hampir satu abad tidak pernah digunakan. Produk yang terdampak antara lain minuman beralkohol, produk susu, madu, dan perlengkapan olahraga, dengan nilai sekitar 20 miliar dolar AS atau sekitar 5 persen dari total ekspor Kanada ke AS. Energi, potash, ikan, dan mineral kritis dikecualikan.
Kanada berusaha meraih kesepakatan dagang sementara sebelum tarif berlaku. Menteri Perdagangan Dominic LeBlanc dan Kepala Negosiator Janice Charette sudah tiga kali bertemu Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer di Washington dalam tiga pekan terakhir. Namun, menurut laporan CBC, tim Kanada tidak puas dengan tawaran terbaru AS karena pengurangan tarif yang ditawarkan tidak sebesar yang diinginkan Ottawa.
Kepala Ekonom Bank of Montreal Douglas Porter memperkirakan tarif 50 persen dapat menghentikan hampir seluruh ekspor barang yang terdampak dan berpotensi memangkas PDB Kanada hingga 0,5 persen. Perdana Menteri Ontario Doug Ford mendesak Kanada membalas dengan tarif setara. Ekspor Kanada ke AS sendiri sudah turun lebih dari 5 persen tahun lalu, sementara ekspor ke negara lain naik lebih dari 15 persen.
Bagikan
Berita terkait
Impor Barang Konsumsi Melonjak 27%, Menperin Dorong Industri Lokal
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
AS Tuduh 40 Negara Bantu China Akali Tarif Impor Trump
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 04.45
Riwayat Kemenyan Sumatera di Panggung Dunia
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.00