Tata Kelola Sawit Berkelanjutan, Guru Besar IPB Sodorkan Eksplorasi Konsep Nexus Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri kelapa sawit Indonesia menghadapi tantangan penyeimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan global. Prof Hariyadi IPB memperkenalkan konsep 'Nexus Baru (7 TAS+)' sebagai pendekatan integratif yang menghubungkan dimensi ekonomi, lingkungan, sosial, tata ruang, dan kelembagaan. Konsep ini merupakan respons terhadap kompleksitas isu seperti konflik agraria, deforestasi, efisiensi energi, serta ketatnya standar keterlacakan pasar internasional. Pendekatan parsial tidak lagi memadai, sehingga diperlukan kerangka yang menyeluruh untuk mengatasi tantangan keberlanjutan industri sawit.
Bagikan
Berita terkait
Gapki Ungkap Perubahan di Industri Sawit: Hak Perempuan Pekerja Kini Makin Dijamin
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 08.36
9th Borneo Forum 2026 Soroti Peran Sawit sebagai Penggerak Ekonomi Indonesia
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.35
Dalami Dugaan Pidana Karhutla Gunung Bromo, Kemenhut Libatkan 2 Ahli IPB
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.03
Ahli Ungkap Perbedaan Nikotin dan Zat Pemicu Kanker pada Rokok
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.50