Teka-Teki Pengakuan 50 Halaman Aidit Sebelum Berakhir di Tepi Sumur Tua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/745063/original/069506500_1412150871-z1.jpg)
Aidit Dipa Nusantara, pemimpin PKI, ditemukan tewas di tepi sumur di Boyolali pada 23 November 1965 setelah diselidiki dari Kloco dan rumah di Sambeng. Ditemukan dalam keadaan pasrah di balik lemari pakaian, Aidit menulis pengakuan 50 halaman tentang tanggung jawab G30S/PKI namun dokumen itu dibanjiri oleh Pangdam Diponegoro. Ditolak permintaan untuk bertemu Soekarno, Aidit dibawa ke Solo dan pada 22 November 1965 ditembak dan dikubur di dekat sumur tua. Kesematannya diikuti eksekusi di bawah perintah Soeharto, dengan versi lain menyebut diledakkan bersama rumah penahanannya. Lokasi jenazah tak pernah diketahui pasti. Tokoh ini lahir 30 Juli 1923 di Tanjung Pandan, Belitung, pernah membangun perpustakaan Antara di Jakarta.
Bagikan
Berita terkait
Ombudsman Pastikan Tak Terima Teror usai Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
JawaPos · 30 September 2026 pukul 10.31
Tailan ke Final FIFA ASEAN Cup, Manuel Bihr Ungkap Target yang Diburu Sejak Awal
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 10.27
Penyidik Jampidsus Limpahkan Barang Bukti dan 6 Tersangka Korupsi MBG ke Kejari Jakpus
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 10.26
Kejagung Ungkap Kerugian Negara Korupsi MBG Era Dadan Cs Rp10 Triliun!
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 10.20