Tekanan Belum Usai, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.027 Sore Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa, mencapai Rp18.027 per dolar AS, turun 30 poin atau 0,17%. Pelemahan ini dipicu oleh tekanan global yang belum usai, terutama dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah, serta sejumlah data ekonomi domestik yang menjadi perhatian pelaku pasar. Kombinasi sentimen ini menciptakan tekanan berkelanjutan pada mata uang rupiah.
Ketegangan geopolitik meningkat akibat konflik antara AS dan Iran. Iran membantah adanya negosiasi dengan AS dan mengancam akan menargetkan kapal perang AS di Selat Hormuz, sementara kapal tanker minyak Arab Saudi dilaporkan mengubah rute pelayaran. Di sisi positif, data ekonomi AS menunjukkan indeks manufaktur PMI naik menjadi 55,6 pada Juli, melampaui ekspektasi pasar, yang sedikit menenangkan sentimen global.
Pelaku pasar kini menantikan rilis data ekonomi penting, termasuk lowongan kerja JOLTS dan ketenagakerjaan nonpertanian (Non-Farm Payrolls), yang dinilai akan memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral AS dan secara tidak langsung dapat berdampak pada nilai tukar rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.40
Rupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.30
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.026 per Dolar AS Pagi Ini
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 09.25
Dolar AS Melemah ke Rp 17.980
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.43
Menanti Inklusifitas Angka Pertumbuhan Ekonomi
Berita terkait
Kado HUT RI, Rupiah Menguat ke Rp17.798 Sore Ini
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.57
Hadiah HUT Kemerdekaan, Nilai Tukar Rupiah Terpantau Menguat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.45
Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.00
Kado Kemerdekaan, Rupiah Menguat di 17 Agustus
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 10.15