Teknologi AIS Jadikan Nelayan sebagai Sensor bagi Kehidupan Laut
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Teknologi AIS (Automatic Identification System) kini digunakan untuk memantau aktivitas nelayan sebagai cara mengganti metode tradisional yang mahal untuk melacak populasi ikan. Data posisi kapal dari ribuan unit AIS diolah menggunakan kecerdasan buatan dan machine learning untuk memetakan pergerakan ikan serta mengidentifikasi penangkapan berlebih. Pendekatan ini memberikan gambaran global yang lebih akurat tentang aktivitas perikanan dan membantu upaya konservasi sumber daya perikanan.
Bagikan
Berita terkait
Saat Raksasa Laut Terancam di Jalur Kapal, PIS Turun Tangan Pakai Teknologi Ini
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 22.40
Teknologi Satelit Dimanfaatkan untuk Lindungi Hiu Paus di Jalur Pelayaran
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.30
Ekosistem Hiu Paus Terancam di Jalur Kapal, PIS Turun Tangan Gunakan Teknologi Ini
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 22.00
Terumbu Karang Pulau Hanita Sukses Direhabilitasi, Berpotensi Atasi Overtourism di Pulau Padar dan Pulau Komodo
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.33