Teknologi Satelit Dimanfaatkan untuk Lindungi Hiu Paus di Jalur Pelayaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina International Shipping (PIS) bekerja sama dengan NGO Konservasi Indonesia untuk melindungi hiu paus di perairan Indonesia melalui pemasangan satellite tag guna mempelajari pola pergerakan dan mengidentifikasi habitat penting. Teknologi ini membantu peneliti mengetahui wilayah dengan risiko tinggi interaksi antara hiu paus dan kapal, sehingga mitigasi dapat dilakukan lebih dini. Hiu paus yang berstatus Terancam Punah (Endangered) menurut IUCN ini mengalami penurunan populasi lebih dari 50 persen secara global, sehingga upaya perlindungan menjadi sangat penting.
Di perairan Talisayan, Kalimantan Timur, hiu paus telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir, sekaligus menimbulkan tantangan akibat aktivitas pelayaran. Keberadaan hiu paus juga mendukung pembangunan wisata berbasis konservasi (ecotourism) bagi komunitas pesisir. Namun, ancaman seperti tabrakan dengan kapal dan pencemaran plastik masih menghambat pemulihan populasi spesies ini.
Inisiatif ini disampaikan dalam Indonesia Sustainability 360 Forum 2026, di mana PIS menekankan bahwa keberlanjutan pelayaran harus berjalan seiring dengan pelestarian ekosistem laut. Dengan meningkatkan kesadaran dan kapasitas para pelaut, risiko terhadap hiu paus dapat diminimalkan tanpa mengorbankan efisiensi operasional pelayaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 22.40
Saat Raksasa Laut Terancam di Jalur Kapal, PIS Turun Tangan Pakai Teknologi Ini
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 22.00
Ekosistem Hiu Paus Terancam di Jalur Kapal, PIS Turun Tangan Gunakan Teknologi Ini
Berita terkait
Terumbu Karang Pulau Hanita Sukses Direhabilitasi, Berpotensi Atasi Overtourism di Pulau Padar dan Pulau Komodo
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.33
PIS Gunakan Teknologi untuk Jaga Populasi Hiu Paus di Perairan Talisayan Kaltim
kumparan · 9 September 2026 pukul 09.09
Ngeri! Studi Temukan 96% Tuna Terinfeksi Cacing Parasit
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.45
Pemerintah Kini Pakai Teknologi Satelit Pantau Kebakaran Hutan di Indonesia
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 18.04