Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Teknologi Satelit Dimanfaatkan untuk Lindungi Hiu Paus di Jalur Pelayaran

PT Pertamina International Shipping (PIS) bekerja sama dengan NGO Konservasi Indonesia untuk melindungi hiu paus di perairan Indonesia melalui pemasangan satellite tag guna mempelajari pola pergerakan dan mengidentifikasi habitat penting. Teknologi ini membantu peneliti mengetahui wilayah dengan risiko tinggi interaksi antara hiu paus dan kapal, sehingga mitigasi dapat dilakukan lebih dini. Hiu paus yang berstatus Terancam Punah (Endangered) menurut IUCN ini mengalami penurunan populasi lebih dari 50 persen secara global, sehingga upaya perlindungan menjadi sangat penting.

Di perairan Talisayan, Kalimantan Timur, hiu paus telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir, sekaligus menimbulkan tantangan akibat aktivitas pelayaran. Keberadaan hiu paus juga mendukung pembangunan wisata berbasis konservasi (ecotourism) bagi komunitas pesisir. Namun, ancaman seperti tabrakan dengan kapal dan pencemaran plastik masih menghambat pemulihan populasi spesies ini.

Inisiatif ini disampaikan dalam Indonesia Sustainability 360 Forum 2026, di mana PIS menekankan bahwa keberlanjutan pelayaran harus berjalan seiring dengan pelestarian ekosistem laut. Dengan meningkatkan kesadaran dan kapasitas para pelaut, risiko terhadap hiu paus dapat diminimalkan tanpa mengorbankan efisiensi operasional pelayaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait