Teknologi Pascapanen Diperkuat, Petani Kopi Kintamani Tekan Risiko Gagal Fermentasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Petani kopi arabika di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, kini memperkuat proses pascapanak dengan teknologi tepat guna untuk mengurangi risiko gagal fermentasi dan meningkatkan kualitas kopi. Program ini dikelola kolaborasi tim Pengabdian kepada Masyarakat PDB Universitas Pendidikan Ganesha dan Universitas Warmadewa, yang menyalurkan teknologi kepada dua unit usaha kopi lokal. Salah satu peralatan yang diterima adalah empat unit tabung fermentasi Kegland FermZilla Gen3 Tri-Conical dengan kapasitas total 220 liter, dilengkapi fitur pemantauan visual, dump valve, dan sambungan Tri-Clover untuk proses fermentasi yang lebih higienis dan terukur. Sebelumnya, petani menggunakan wadah konvensional yang sulit mengontrol suhu dan keasaman, berisiko menghasilkan kopi dengan rasa tidak konsisten.
Selain itu, Kelompok Tani Dharma Kriya menerima satu unit Wile Coffee & Cocoa Moisture Meter untuk mengukur kadar air biji kopi dengan rentang 6-27 persen. Alat ini membantu petani menentukan waktu pengeringan secara akurat, menggantikan metode tradisional berbasis pengamatan visual dan intuisi. Menurut Ketua Kelompok Tani I Wayan Selamat, kadar air optimal sebesar 12 persen penting untuk mencegah jamur saat penyimpanan. Dengan pengukuran digital, kualitas biji kopi dapat dijaga sejak proses pengeringan hingga pemasaran.
Ketua tim PDB I Wayan Lasmawan menekankan bahwa teknologi harus benar-benar berdaya guna secara operasional, bukan sekadar pajangan. Seluruh penyerahan dan pendampingan teknologi telah terealisasi 100 persen, didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai bagian dari transformasi digital di industri kopi Bali.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia’s Most Important Growth Capital Is Trust
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 09.58
AI di Sektor Manufaktur Masih Terkendala Tata Kelola dan Integrasi Alur Kerja
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 23.47
Rusia Tawarkan Satelit dan AI ke Indonesia, Pengamat Ingatkan Jangan Cuma Jadi Pengguna
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 20.50
OJK Catat Kredit Bank Tumbuh 13,65%, DPK Naik 10,94%
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.41