Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemenperin Genjot Indonesia jadi Pusat Industri Pangan Global, Targetkan Ekspor Mamin USD 83,08 Mili

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi, inovasi, dan investasi pangan global. Strategi utama meliputi percepatan hilirisasi, peningkatan nilai tambah bahan baku lokal, penguatan standar mutu, serta perluasan akses pasar internasional untuk memenuhi preferensi konsumen global terhadap kesehatan dan keberlanjutan.

Berdasarkan data Manufacturing Value Added (MVA) 2025 dari World Bank, nilai tambah manufaktur Indonesia mencapai USD 275,61 miliar. Capaian ini menempatkan Indonesia di peringkat 12 dunia dan tertinggi di Asia Tenggara, mengungguli Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Wamenperin Faisol Riza menegaskan bahwa kekuatan manufaktur ini menjadi modal strategis untuk meningkatkan daya saing industri makanan dan minuman di pasar global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait