Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Temuan KPK Ungkap Nyontek Banyak Terjadi di Kampus Setiap Ujian

KPK mengungkap temuan signifikan terkait praktik kecurangan akademik di berbagai tingkatan pendidikan melalui Survei Penilaian Integritas Pendidikan (SPI) Tahun 2026. Survei yang melibatkan 42.810 responden, termasuk 1.090 mahasiswa, menunjukkan bahwa 18% responden perguruan tinggi dan 71% kampus mengakui kesulitan menolak teman yang menyontek saat ujian. Selain itu, 50% mahasiswa dan 97% kampus terlibat dalam praktik menyontek, sementara 48% responden dan 93% institusi mengakui keberadaan plagiarisme. Di tingkatan dasar dan menengah, 26% siswa masih menyontek, tersebar di 51% satuan pendidikan.

Temuan ini disampaikan dalam peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 dengan tema 'Membangun Pendidikan Antikorupsi, Mewujudkan Indonesia Berintegritas' yang digelar di KPK pada Selasa, 6 Oktober 2026. Acara tersebut hadir dengan kehadiran Ketua KPK Setyo Budiyanto, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Plh Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Dian Novianthi menjelaskan bahwa SPI mengukur tiga dimensi: karakter peserta didik, ekosistem pendidikan, dan tata kelola pendidikan.

Selain menyontek, survei juga mengungkapkan adanya kecenderungan siswa tidak berani melaporkan teman yang melanggar tata tertib. Temuan ini menjadi indikator rendahnya budaya integritas di lingkungan pendidikan, yang perlu ditanggulangi melalui kebijakan dan pendidikan karakter yang lebih efektif.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait