Teori Konspirasi Dugaan Pembajakan FlyDubai Membuncah, Mossad Dituduh Jadi Biang Kerok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pesawat Boeing 737 MAX 8 FlyDubai yang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv dengan 174 penumpang berhasil mendarat darurat di Tabuk, Arab Saudi, setelah kopilot diduga menyerang kapten menggunakan pisau atau kapak dan berusaha mengambil alih kendali pesawat. Para penumpang dan awak pesawat turun tangan membantu melumpuhkan pelaku. Namun, hanya 67 menit setelah sinyal darurat pertama dikirim, media sosial sudah dipenuhi klaim bahwa insiden ini bukan serangan sungguhan, melainkan operasi "false flag" yang diduga direkayasa oleh Israel, Mossad, atau pihak tertentu. Analisis Combat Antisemitism Movement (CAM) dan Antisemitism Research Center (ARC) menunjukkan bahwa dalam 12 jam pertama, 4.136 unggahan dengan frasa "false flag" diproses, dengan 2.963 di antaranya menyalahkan Israel, Mossad, Netanyahu, Zionis, atau orang Yahudi. Sejak pukul 03.07 hingga 10.43 ET, jumlah unggahan terkait teori konspirasi mencapai 2.000, dan sekitar 72 hingga 82 persen dari unggahan tersebut menyebarkan narasi yang menyalahkan Israel atau orang Yahudi. Salah satu unggahan dari tokoh teori konspirasi AS Jackson Hinkle bahkan mencapai lebih dari 1,5 juta penayangan di X. Para peneliti menilai narasi ini tampaknya berasal dari kerangka teori konspirasi yang sudah ada sebelumnya, bukan sebagai respons terhadap fakta insiden. Mereka juga membandingkan pola penyebaran ini dengan kampanye pengaruh yang memanfaatkan peristiwa terkini untuk memperdalam perpecahan sosial dan menyatakan Israel sebagai kekuatan tersembunyi di balik berbagai peristiwa yang tidak berkaitan.
Bagikan
Berita terkait
Apakah Insiden Flydubai Terkait Rencana Pengeboman Pangkalan Militer AS di Inggris?
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 17.20
Netanyahu Manfaatkan Pembajakan Flydubai untuk Seret AS ke Perang Lagi?
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.16
Peringatan 25 Tahun Tragedi 9/11, Kenapa Masih Dipenuhi Dugaan Konspirasi?
Detik.com · 12 September 2026 pukul 09.12
25 Tahun Berlalu, Teori Konspirasi Yahudi dan Israel di Balik Serangan 9/11 AS Tak Terbendung
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 10.57