Peringatan 25 Tahun Tragedi 9/11, Kenapa Masih Dipenuhi Dugaan Konspirasi?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

11 September 2001, serangan teror Al-Qaeda menewaskan hampir 3.000 orang dengan menghancurkan Menara Kembar, menyerang Pentagon, dan mencegah penyerangan ke Capitol. Dua puluh lima tahun kemudian, teori konspirasi masih berkedih, seperti klaim pembunuhan sengaja Menara Kembar oleh pemerintah AS. Penelitian NIST, MIT, dan Weidlinger menjelaskan runtuhnya gedung akibat benturan pesawat dan kebakaran. Survei YouGov 2023 menunjukkan 20% warga AS masih mempercayai pemerintah terlibat 9/11. Media sosial mempercepat penyebaran narasi konspirasi, yang sering kali menyudutkan kelompok minoritas seperti orang Yahudi. Psikolog sosial menjelaskan bahwa teori konspirasi muncul dari kebutuhan akan kontrol dan penjelasan atas peristiwa menyaklamati.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 10.57
25 Tahun Berlalu, Teori Konspirasi Yahudi dan Israel di Balik Serangan 9/11 AS Tak Terbendung
Berita terkait
BNPT Catat 620 Anak Terpapar Kekerasan-Radikalisasi Lewat Medsos Sampai Podcast
kumparan · 2 September 2026 pukul 12.00
Posting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' Ditangkap
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.00
Otak di Balik Serangan 9/11 di AS Akan Diadili pada 2028
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 14.47
Wajah Baru Halte Legoso, Stiker 'Mending Aku Naik Ojek Online!' Tak Ada Lagi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 11.14