Teripang, Primadona Baru Pasar Gelap Samudra Hindia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Teripang atau timun laut merupakan perdagangan gelap bernilai Rp3,5 triliun per tahun di Samudra Hindia. Ekinodermata ini tidak hanya menjadi makanan lezat di Asia Tenggara, tetapi juga afrodisiak karena bentuknya. Penangkapan komersial mulai meluas sejak 1980-an, namun 70% perdagangan mengalami eksploitasi berlebihan. Di India, penangkapan dilarang total sejak 2001 dengan hukuman 7 tahun penjara, berdampak mempercepat pemulihan populasi di Kepulauan Andaman. Namun di Myanmar, perang saudara menciptakan celah bagi kelompok ilegal menyelundupkan teripang hasil tangkapan tidak teratur.
Bagikan
Berita terkait
Jadi Korban Perdagangan Orang, 5 Warga India Dideportasi Imigrasi Jakarta Selatan
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 12.00
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Kirim Tim ke China dan India
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.33
Ledakan Pabrik Petasan di India Tewaskan 11 Orang, Termasuk 8 Anak
Detik.com · 1 September 2026 pukul 01.56
Harga Gula Melonjak 40% Jelang Musim Festival, India Terpaksa Impor 1 Juta Ton
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 03.00