Terjadi 52 Gempa Susulan Setelah Gempa Berkekuatan M7.7 di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi tektonik berkekuatan M7.7 mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi pukul 04.58 WIB. Gempa dangkal sedalam 15 km ini dipicu oleh aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan naik. Dampaknya terasa hingga Kota Bima, NTB, menyebabkan kerusakan pada rumah, gudang Bulog, masjid, serta Pelabuhan Lorens Say. BNPB melaporkan dua orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka di Pelabuhan El Say, Sikka.
BMKG mencatat telah terjadi 52 gempa susulan dengan magnitudo M3.6 hingga M6.2 hingga pukul 08.00 WIB. Meskipun sempat ada potensi tsunami dengan status siaga dan waspada, peringatan dini tsunami resmi berakhir pada pukul 07.30 WIB karena tidak ditemukan kenaikan muka air laut yang signifikan. Pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan koordinasi intensif dengan BNPB dan BMKG untuk penanganan dampak bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.07
Mensesneg Koordinasi dengan Sejumlah Pejabat Pascagempa NTT Magnitudo 7,7
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.33
Gempa M 7,7 NTT, 2 Orang Meninggal Dunia
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.32
Istana Minta Menko PMK hingga BNPB Pastikan Penanganan Dampak Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.07
Gempa NTT Lebih Besar Pernah Terjadi 34 Tahun Lalu
Berita terkait
Gempa M7,7 Guncang NTT, Warga Mbay Evakuasi ke Dataran Tinggi
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 07.17
BMKG Ungkap Stafnya Sempat Ditahan Warga NTT yang Takut Gempa Susulan
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 22.27
Prediksi BMKG: Gempa Susulan di NTT Akan Terjadi hingga 3-4 Pekan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.18
BMKG Ingatkan NTT Waspada, Warga Pesisir Diminta Belajar Evakuasi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.05