Harga Minyak Dunia Lumer ke US$79,08 Pagi Ini Berkat Sinyal Damai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Kamis, 6 Agustus, karena pelaku pasar menyambut positif perkembangan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi Oman. Minyak mentah Brent turun 0,5 persen menjadi US$79,08 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 0,7 persen ke US$74,69 per barel. Penurunan ini dipicu laporan pembicaraan Iran-Oman yang menunjukkan kemajuan, serta pernyataan Presiden Donald Trump bahwa kesepakatan pembukaan Selat Hampir selesai. Harga kini mendekati level sebelum perjanjian damai sementara pada 17 Juni lalu.
Namun, ketegangan geopolitik masih membayangi pasar. Iran memperingatkan akan membalas serangan AS dengan menargetkan infrastruktur energi di kawasan Teluk. Kelompok Houthi yang didukung Iran juga mengklaim telah menyerang kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah, meski belum ada konfirmasi resmi. Ancaman ini membatasi optimisme terhadap normalisasi distribusi energi di Timur Tengah, karena risiko keamanan masih tinggi.
Selain itu, pasar tertekan oleh kenaikan stok minyak mentah AS. Investor kini menanti apakah kedua negara dapat mencapai kesepakatan final untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama lima bulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.47
Negosiasi Selat Hormuz Ulet, Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih Lebih 1%
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.30
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 08.15
Rencana Iran Perketat Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Mendidih
Berita terkait
Sinyal Perundingan Iran dan AS Tekan Harga Minyak Mentah Dunia
JawaPos · 24 September 2026 pukul 09.45
Geopolitik Memanas, Harga Minyak Dunia Diproyeksi Tembus US$102,50 per Barel
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 14.00
Iran Ogah Damai 'Cuma-Cuma', AS dan Dunia Tertekan Harga Minyak
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.51
Keseimbangan Kekuatan di Timur Tengah Bergeser setelah Ancaman Krisis Energi dari Iran dan Houthi
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 18.03