Teror Monyet di Inhil Riau: Ada 18 Korban, Sekolah Terapkan PJJ
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Kelurahan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, telah menyebabkan 18 korban dalam 19 serangan sejak 23 Juli. Serangan ini menargetkan warga dari anak-anak usia 6 tahun hingga orang dewasa, yang diserang saat bermain atau tidur di rumah. Sebagai respons, 9 sekolah di sekitar Parit 13 dan 14 ditutup dan beralih ke pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tim gabungan dari TNI, Polri, Damkar, dan BBKSDA Riau turun ke lokasi untuk menangkap monyet yang bertanggung jawab. Pada Kamis (6/8), satu monyet berhasil ditangkap dan dibawa ke Pekanbaru untuk identifikasi perilaku. Pemerintah Kabupaten Inhil menanggung biaya vaksinasi dan pemantauan kesehatan untuk seluruh korban. Proses pemantauan masih berlanjut karena masih banyak monyet berkeliaran di area tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Ditemukan Ratusan Senjata, Sekolah di Jaksel Terapkan PJJ
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.58
Update Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, Siswa PJJ Sementara
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 07.17
Kasus temuan 995 senjata, sekolah di Jaksel terapkan PJJ total selama sepekan
ANTARA News · 9 Agustus 2026 pukul 20.53
Pendiri Yayasan Sekolah Harapan Ibu Buka Suara soal Temuan 995 Senjata
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 19.50