Terungkap Pembobol Kartu Kredit Pakai Fake BTS buat Sebar SMS Phishing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya menetapkan lima orang tersangka atas modus pembobolan kartu kredit melalui SMS phishing. Tersangka menggunakan alat fake BTS (Base Transceiver Station) untuk menyebarkan SMS blast berisi link phishing yang menyerupai website perbankan atau e-commerce. Korban yang menerima SMS diminta mengklik link dan mengisi data kartu kredit. Penyelidikan dimulai dari tiga korban yang melaporkan SMS palsu. Pada 31 Juli 2026, polisi menemukan mobil berisi fake BTS yang ditempatkan oleh driver (GM). Penyelidikan mengungkap jaringan pelaku yang meliputi pencari mobil (NL), teknisi (JYI), pengatur SMS (AD), serta pengguna fake BTS. Barang bukti yang disita meliputi satu mobil, rangkaian fake BTS, lima ponson, buku rekening, dan ATM. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk menelusuri keterkaitan tersangka lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Polda Metro Bongkar Kasus Pembobolan Kartu Kredit Modus SMS Blast
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.11
Peran 5 Tersangka Kasus Pembobolan Kartu Kredit Modus SMS Blast
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.54
2.820 Personel Polda Metro Amankan Laga Vietnam vs Pakistan di GBK
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.16
3 Bulan Operasi, 5 Pembobol Kartu Kredit via Fake SMS Raup Rp 50 Juta
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.04