3 Bulan Operasi, 5 Pembobol Kartu Kredit via Fake SMS Raup Rp 50 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ditressiber Polda Metro Jaya menangkap lima tersangka pembobolan kartu kredit yang menggunakan modus blast SMS palsu (fake SMS). Selama tiga bulan beroperasi, komplotan ini berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp 50 juta. Para pelaku menggunakan mobil yang dimodifikasi dengan perangkat fake BTS, amplifier, dan UPS untuk mengirim hingga 20 ribu SMS per hari di titik keramaian seperti stasiun dan pusat perbelanjaan pada jam sibuk.
Modus operandi dilakukan dengan mengirim SMS promo palsu mengatasnamakan bank atau e-commerce yang mengarahkan korban ke situs phishing. Korban kemudian diminta memasukkan data kartu kredit pada website palsu tersebut. Otak pelaku, AGW, mempelajari metode ini melalui Telegram dan mengimpor perangkat fake BTS dari luar negeri. Polisi menyita satu unit mobil, perangkat fake BTS, lima ponsel, serta buku rekening dan ATM sebagai barang bukti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 22.00
Kasus SMS Blast Bobol Kartu Kredit Pengguna MRT Jakarta, 4 Tersangka
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.28
Polisi Bongkar Kasus Pembobol Kartu Kredit, Modus Sebar SMS Lewat Fake BTS
Berita terkait
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Tembus Rp9,5 Triliun, Ini Pentingnya Menjaga KeamananAset Digital
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 06.53
Modus Baru Maling M-Banking Makin Ngeri, Rekening Ludes Seketika
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
Polisi Bongkar Sindikat Penyebar SMS Phising di Rute MRT, 5 Orang Ditangkap
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 02.30
Hati-Hati Fake BTS, SMS Penipuan Bisa Muncul dengan Nama Bank
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.49