The Fed Naikkan Suku Bunga, Tekanan ke Rupiah Menguat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00% pada 16 September 2025 untuk menangani inflasi yang masih tinggi. Kenaikan ini memperkuat tekanan pada rupiah, seiring dengan proyeksi inflasi AS mencapai 3,7% pada 2026 dan baru turun ke 2% pada 2029. Ekonom Universitas Andalas Syafruddin menyatakan dampaknya lebih besar daripada angka kenaikan, karena perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter AS. Rupiah melemah 43 poin menjadi Rp17.739 per dolar AS pada 17 September. Tekanan tersebut memengaruhi pasar valuta asing, SBN, kredit, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank Indonesia (BI) harus menyeimbangkan antara stabilitas nilai tukar dan dukungan pertumbuhan ekonomi dengan BI-Rate tetap 5,75% pada Agustus 2025.
Bagikan
Berita terkait
Rupiah Menguat ke 17.511 per Dolar AS, Tersengat Derasnya Capital Inflow
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 17.15
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.670 per USD Hari Ini, Ini Pemicunya
JawaPos · 9 September 2026 pukul 07.30
Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.05
Yield Obligasi RI Naik, Menkeu Tegaskan Beban Utang Aman
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.10