Tiba-Tiba Jepang Panas ke Rusia, Ada Apa dengan Putin?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pulau Iturup (Etorofu menurut Jepang) pada 13 Agustus 2026. Pulau ini merupakan salah satu dari empat pulau di Kepulauan Kuril yang diklaim oleh kedua negara sejak akhir Perang Dunia II. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengecam kunjungan tersebut dan menyatakan tindakan Putin "sama sekali tidak dapat diterima" serta melukai perasaan rakyat Jepang. Jepang menilai langkah ini mempersulit upaya perbaikan hubungan bilateral, yang sudah memburuk sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.
Kunjungan Putin ke pulau tersebut merupakan yang pertama kalinya bagi seorang presiden Rusia. Selama kunjungan, Putin mengawasi latihan angkatan laut di kawasan Timur Jauh Rusia, mendatangi pabrik pengolahan ikan, dan mencicipi telur ikan lokal. Ia juga berinteraksi dengan warga setempat di pulau tersebut.
Kunjungan ini terjadi dua hari sebelum Jepang memperingati 81 tahun penyerahan diri mereka yang menandai berakhirnya Perang Dunia II, dan sehari setelah Korea Utara meluncurkan rudal ke laut antara negara itu dengan Jepang menjelang latihan militer gabungan AS-Korea Selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 15.19
Rusia Ancam Konsekuensi Mengerikan jika Jepang Bersikeras Klaim Kepulauan Kuril
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.27
Putin Kunjungi Kepulauan Kuril, Jepang Murka!
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 10.45
PM Jepang kirim persembahan ritual ke Kuil Yasukuni yang kontroversial
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 11.00
Menteri Luar Negeri Rusia Tuduh Uni Eropa Melakukan Perampokan dan Pembajakan
Berita terkait
Rusia Respons Undangan AS pada Putin untuk Hadiri KTT G20 di Miami
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.18
Patung Perang Kontroversial Buat Hubungan Jepang-Rusia Kian Memanas
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 06.19
Rusia Uji Coba Rudal di Lepas Pantai Kepulauan Kuril, Jepang Protes!
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.41
Memanas, Rusia Tes Rudal di Dekat Kepulauan Kuril setelah Jepang Protes
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 14.37