Tim Penyelamat Jepang Cari Korban Terjebak Reruntuhan Usai Gempa M 7,1
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,1 melanda prefektur Kumamoto, pulau Kyushu, Jepang, pada Selasa (28/7) pukul 16.27 waktu setempat. Gempa yang tercatat tingkat tertinggi skala Shindo menyebabkan kerusakan luas: bangunan runtuh, kebakaran, jembatan rusak, kereta barang terjungkirbalik, dan puluhan ribu rumah tanpa listrik. Perdana Menteri Sanae Takaichi mengonfirmasi minimal 13 orang meninggal dunia dan 7 orang luka parah.
Pusat perbelanjaan Aeon Mall di Kota Kashima ambruk diduga akibat ledakan gas setelah pengunjung dan staf dievakuasi. Delapan orang berhasil diselamatkan (lima luka), namun staf masih terjebak di reruntuhan dengan jumlah pasti belum diketahui. Tim penyelamat belum menemukan jalur akses yang aman untuk memasuki gedung. Di Pabrik Nippon Paper Industries di Yatsushiro, sembilan orang dilaporkan hilang dan cerobong asap sebagian runtuh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 15.10
Warga Jepang Akui Gempa Kali Ini Terkuat dalam 75 Tahun Terakhir, 13 Orang Tewas
ANTARA News · 28 Juli 2026 pukul 19.41
BMKG: Tidak ada potensi tsunami di RI akibat gempa Kumamoto
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 19.16
Gempa M 6,8 Hantam Jepang Efek Sesar Hinagu, Pakar Warning Bahaya Ini
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 11.14
Korban Tewas Gempa Jepang Bertambah Jadi 28 Orang, 3 Hilang di Mal Aeon
Berita terkait
Korban tewas gempa Jepang jadi 38 orang, ribuan warga masih mengungsi
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 16.02
Korban Jiwa Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 34 Orang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.55
Petugas Terus Cari Korban di Reruntuhan Mal Aeon Jepang Usai Gempa M 7,1
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.00
Korban Tewas Akibat Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 28 Orang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 10.07