Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tim SAR Evakuasi 90 Korban Gempa Flores, 40 Orang Meninggal

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05:58 WITA, dengan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Hingga pukul 18:30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 90 korban, dengan 40 orang meninggal dunia dan 50 lainnya luka-luka. Korban tersebar di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Manggarai Barat, dan Nagekeo, dengan jumlah terbanyak di Manggarai sebanyak 24 orang meninggal.

Tim SAR Gabungan, dipimpin oleh Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman, mengerahkan 281 personel dari TNI, Polri, KSOP, BPBD, PMI, dan instansi lain untuk mempercepat pencarian dan evakuasi. Operasi difokuskan dalam 72 jam pertama setelah bencana untuk menemukan korban yang mungkin tertimbun reruntuhan. KN SAR Puntadewa tiba di Pelabuhan Mbay, dan helikopter Basarnas disiapkan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mendukung operasi pada Minggu pagi.

BMKG mencatat sebanyak 235 kali aktivitas gempa susulan hingga pukul 14:00 WIB. DPR mendesak pemerintah mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terisolasi, sementara BNPB telah menggerakkan bantuan darurat dari gudang logistik di Flores Timur. Selain itu, 986 wisatawan yang tertahan di Pulau Padar telah dipulangkan dengan selamat ke Labuan Bajo.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait