Timbunan Masalah di Gunungan Sampah Liar Cilincing
Detik.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunungan sampah liar di Cilincing, Jakarta Utara, berada sejak 2002 setelah akses ke Bantargebang ditutup. Lahan 5,8 hektar yang dulu empang kini menumpuk sampah plastik, bau busuk, dan air sungai menghitam. Warga seperti Sarwenda mengalami dampak: air sumur kuning akibat zat besi, tidak lagi dipakai. Pemerintah tidak dapat menutup karena lahan milik pribadi dan tidak diketahui pemiliknya. Pekan lalu, lima perusahaan pengangkut sampah ilegal dikenai sanksi Rp 10 juta dan teguran tertulis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 23.45
Pemprov DKI Kaji Usulan Revisi Perda Pengendalian Pencemaran Udara
Berita terkait
Gunungan 60 Ribu Ton Sampah di Cilincing Dinilai Coreng Wajah Jakarta
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.50
Pramono Minta Beri Sanksi ke Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 01.00
Pemprov DKI Pertahankan Jalur Sepeda, Ditargetkan Steril pada 2027
kumparan · 27 September 2026 pukul 11.26
Siap-Siap Pemadaman Lampu di Wilayah Jakarta Malam Ini, Cek Jadwalnya
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 20.07