Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Timur Tengah Memanas! Houthi Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan

Kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang empat kota di selatan Arab Saudi, melukai lebih dari 70 orang dan membakar instalasi minyak. Serangan ini menggunakan drone dan rudal, menargetkan pangkalan udara dan fasilitas minyak di Khamis Mushait, Abha, Najran, dan Jazan. Otoritas Saudi memastikan ada 73 orang terluka, termasuk wanita dan anak-anak, dan menyatakan siap mengambil tindakan militerm. Juru bicara Houthi Yahya Saree menuduh Arab Saudi memperburuk situasi dengan serangan udara ke Yaman.

Eskalasi konflik ini menyebabkan harga minyak global naik, dengan harga Brent melebihi US$99 per barel. Serangan Houthi berpotensi mengganggu pasokan energi Timur Tengah di luar Selat Hormuz yang sedang diblokade. Washington berusaha meningkatkan aliran minyak dengan memandu kapal melewati Selat Hormuz, sementara Teheran mengancam akan menetapkan zona eksklusi maritim.

Akhir pekan lalu, pasukan AS menembaki kapal tanker Iran sebagai balasan serangan rudal Iran. Sekretaris Dewan Keamasan Nasional Iran Mohsen Rezaei memberikan ancaman terbuka dan menyatakan bahwa serangan akan dilanjutkan dengan zona eksklusi maritim. Konflik ini memicu krisis pasokan global karena sekitar 20% pengiriman minyak global melewati Selat Hormuz. Di AS, harga solar mencapai rekor US$5,90 per galon, menimbulkan tekanan politik menjelang pemilu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait