Tiongkok Ancam Batal Bertemu Trump jika AS Jual Senjata ke Taiwan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiongkok mengancam akan membatalkan pertemuan puncak dengan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan akhir September jika Washington menyetujui penjualan senjata ke Taiwan. Isu Taiwan dianggap sebagai 'garis merah' oleh Beijing, yang menolak kemerdekaan Taiwan dan mengklaimnya sebagai bagian dari wilayah Tiongkok. Presiden Xi Jinping sebelumnya menegaskan kepada Trump bahwa Taiwan adalah isu terpenting dalam hubungan bilateral kedua negara. Ketegangan ini bertambah setelah Trump menyatakan bahwa penjualan senjata ke Taiwan bisa menjadi alat tawar-menawar dalam negosiasi dengan Tiongkok. Pada Desember 2019, pemerintahan Trump mengumumkan paket penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan, yang menjadi paket terbesar dalam sejarah. Pertemuan ini juga diharapkan membahas isu lain seperti penurunan tarif AS-Tiongkok, situasi Iran, dan keamanan kecerdasan buatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 17.41
Murka, China Ancam Batalkan Pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump
Berita terkait
Mantan Agen CIA Ini Klaim Trump Ingin Berikan Teguran Keras ke Korea Selatan
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 09.30
Inggris Sanksi Pemukiman Tepi Barat, Balasan Keras Israel dan Respons Dingin AS
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 05.24
Menlu Iran: Kepatuhan AS pada MoU Islamabad Kunci Stabilitas Kawasan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.32
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Perlawanan Terhadap Agresor
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.31