Inggris Sanksi Pemukiman Tepi Barat, Balasan Keras Israel dan Respons Dingin AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Inggris menjatuhkan sanksi impor dan pembatasan senjata terhadap pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat guna mendukung solusi dua negara dan menghentikan pembersihan etnis warga Palestina. Israel merespons keras dengan memerintahkan penutupan Konsulat Inggris di Yerusalem Timur dalam 30 hari, mengusir personel militer Inggris dari pangkalan koordinasi Gaza, serta melarang sejumlah anggota parlemen Inggris masuk ke wilayahnya.
Amerika Serikat memberikan respons dingin terhadap situasi ini. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan AS tidak akan mengikuti langkah Inggris, sementara Presiden Donald Trump memilih bersikap terukur dan ingin berkomunikasi langsung dengan Israel. Sikap tertahan Washington mencerminkan dinamika hubungan yang merenggang antara Trump dan Benjamin Netanyahu, serta prioritas AS dalam menangani krisis di Selat Hormuz dan konfrontasi dengan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.30
AS Ogah Gabung Sanksi yang Dipimpin Inggris ke Permukiman Israel
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.34
Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
VOI · 9 September 2026 pukul 14.45
Dubes Palestina Menyambut Baik Pengumuman Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
VOI · 9 September 2026 pukul 12.00
AS Tidak akan Bergabung dengan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
Berita terkait
Israel Usir Konsulat Inggris di Yerusalem Timur Buntut Sanksi Permukiman Tepi Barat
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.52
PM Inggris: Dunia Harus Bantu Palestina Jangan Takut Dicap Anti-Israel
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.04
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00