Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Titiek Soeharto Dorong TWNC Jadi Laboratorium Hidup Konservasi Dunia

21 penerima Nobel dan tokoh dunia mengunjungi Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Lampung pada 27-28 Agustus 2026. TWNC dipilih sebagai lokasi karena memiliki 48.153 hektar hutan dan 14.089 hektar kawasan laut dengan ekosistem seperti hutan hujan tropis dataran rendah, mangrove, danau, serta rawa. Siti Hediati Soeharto menyampaikan Tambling dapat menjadi laboratorium hidup konservasi dunia. TWNC dikelola oleh Artha Graha Peduli sejak 1996 dan menjadi bagian program AGP bersama Kementerian Kehutanan pada 2008. Pengalaman konservasi selama tiga dekade menunjukkan pentingnya komitmen jangka panjang untuk generasi mendatang. Para tamu kehormatan termasuk José Ramos-Horta (Nobel Peace Prize 1996), Frances H. Arnold (Nobel Kimia 2018), dan 18 tokoh lainnya. Konservasi di Tambling menekankan peran kepemimpinan Tomy Winata dan kolaborasi dengan masyarakat setempat. Upaya perlindungan mencakup penanganan harimau Sumatera yang statusnya kritis. Tambling juga berperan sebagai penyimpan karbon dan pengatur tata air. José Ramos-Horta menyatakan Indonesia sebagai contoh bagi dunia dalam menjaga lingkungan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait