Tito Ungkap Penanganan Bencana di Sumatra Tak Cukup Dilakukan Setahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa proses pemulihan pascabencana di Sumatra tidak dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun akibat luasnya dampak kerusakan. Sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Tito menjelaskan bahwa pekerjaan tidak hanya terbatas pada pembangunan kembali rumah, sekolah, jalan, dan jembatan, tetapi juga menghadapi kondisi wilayah yang kembali terdampat banjir. Pada awal Agustus, banjir kembali melanda beberapa wilayah seperti Kabupaten Agam, Tapanuli Tengah, Pidie Jaya, Bener Meriah, Bireuen, dan Kota Padang, sehingga infrastruktur yang sudah diperbaiki mengalami kerusakan kembali. Tito menekankan bahwa normalisasi sungai menjadi salah satu pekerjaan paling menantang dalam proses rehabilitasi ini. Menurutnya, dari 23 kabupaten/kota yang terdampat di Aceh, 10 telah mendekati status normal, sementara 18 wilayah termasuk Kota Banda Aceh relatif tidak terdampat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.24
Mendagri Akui Pemulihan Bencana Sumatra Tak Bisa Rampung Setahun
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 08.35
33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh
Berita terkait
Tito Terus Kawal Penyaluran Anggaran K/L untuk Pascabencana Sumatra
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.57
Anggaran Rehabilitasi Sumatera Rp 100 T Disetujui, Disalurkan dalam 3 Tahun
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.21
Tito Kawal Penyaluran Anggaran K/L untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera
Detik.com · 2 September 2026 pukul 17.20
Cegah Banjir Terulang, Pemprov Sumbar Genjot Penanganan Sedimentasi Sungai
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.57