Cegah Banjir Terulang, Pemprov Sumbar Genjot Penanganan Sedimentasi Sungai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memprioritaskan penanganan sedimentasi sungai untuk mencegah banjir berulang setelah bencana hidrometeorologi. Total kerusakan akibat bencana mencapai Rp33,4 triliun, dengan Rp21,4 triliun disetor untuk R3P. Pemerintah pusat menyetujui Rp17,9 triliun untuk infrastruktur 2026-2028. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyatakan sedimentasi di sungai menyempit daya tampung air, berisiko banjir terulang di Padang dan Maninjau. Tim Kunjungan Komisi VIII DPR RI mendukung percepatan rehabilitasi dengan prinsip Build Back Better.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 06.25
Nepal Butuh Rp 88 T untuk Pulihkan Infrastruktur usai Banjir Bandang
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 18.04
Kemlu: 45 Residen dan 6 WNI di Nepal Aman dari Banjir Bandang
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.04
Banjir Mengerikan di Nepal Renggut 919 Jiwa, 4 Ribu Korban Masih Hilang
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 11.45
Nepal Waswas Banjir Dahsyat Lagi, Korban Tewas Tembus 800 Orang, 3.000 Lebih Masih Hilang
Berita terkait
Andrea Rosiade: Prabowo Siapkan Rp 220 M Bangun Kembali Batu Busuk Pascabencana
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 19.48
Tito Ungkap Penanganan Bencana di Sumatra Tak Cukup Dilakukan Setahun
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 00.11
Lebih dari 4.000 Orang Belum Ditemukan Usai Banjir Bandang Nepal
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.20
Perlombaan Proyek-proyek Raksasa Picu 'Murka' Himalaya
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 06.15