TNI AL pastikan kapal induk langsung dikerahkan untuk tangani karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TNI AL akan mengerahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi asal Italia untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Kapal yang saat ini berada di Laut Arab dijadwalkan tiba di Indonesia pada 17 September 2026. Kapal ini akan dimodifikasi menjadi pangkalan helikopter dan drone untuk mempercepat respons pemadaman api.
Kapal induk tersebut mampu menampung hingga 10 helikopter kelas menengah, seperti Black Hawk dan Mi-17, yang masing-masing dapat mengangkut 4-5 ton air. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi pemerintah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana besar sebelum terjadi keadaan darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 16.05
Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Mitigasi Bencana Nasional, Ini Fokus Utama
JawaPos · 8 September 2026 pukul 15.45
Kemhan Sebut Biaya Operasional Kapal Induk Ratusan Miliar per Tahun Tidak Terkonfirmasi
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 13.56
Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Mitigasi Bencana Nasional
JawaPos · 8 September 2026 pukul 13.45
Penguatan Sistem Mitigasi Jadi Fokus Pemerintah Pasca Gempa Bumi NTT hingga Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Puan Soroti Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit: Harus Segera Diselidiki
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.38
Ragam Arahan Prabowo soal Karhutla hingga Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 8 September 2026 pukul 03.17
Presiden Prabowo Putuskan Kapal Induk Jadi Pangkalan Helikopter Bencana
JawaPos · 7 September 2026 pukul 16.30
Presiden minta perbanyak drone dan peralatan untuk cegah karhutla
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 15.07