Tony Saputra: Karhutla Jadi Ancaman Keamanan dan Geopolitik ASEAN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak lagi hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi telah berkembang menjadi ancaman keamanan dan berpotensi memengaruhi kepentingan geopolitik Indonesia di kawasan ASEAN. Menurut Tony Saputra, peserta didik SESPIMMEN Polri Tahun Ajaran 2026, penanganan karhutla perlu beralih dari pendekatan reaktif ke sistem yang lebih prediktif, preventif, kolaboratif, dan berbasis investigasi ilmiah. Tony menekankan bahwa karakter karhutla yang kompleks menuntut keterlibatan banyak pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, kementerian, BMKG, BNPB, perusahaan, masyarakat, akademisi, dan media. Karhutla juga diklasifikasikan sebagai ancaman keamanan non-tradisional karena dampaknya meluas, mulai dari mengancam keselamatan masyarakat, mengganggu ekonomi dan transportasi, menimbulkan masalah kesehatan, merusak ekosistem, memicu konflik sosial, hingga menyebabkan kerugian negara. Asap dari kebakaran dapat melintasi batas negara, sehingga isu ini berpotensi berkembang menjadi persoalan regional yang memengaruhi stabilitas kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 17.39
Sinergi Lintas Sektor Penting untuk Penanganan Karhutla di Kayong Utara
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.23
KLH Sebut 32 Perkara Perusahaan Biang Karhutla 2023-2025 Belum Kelar
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.33
KLH: Total 19 Perusahaan Biang Karhutla Dituntut Pertanggungjawaban
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.20
12 Perusahaan Diduga Jadi Biang Karhutla di Kalimantan
Berita terkait
Upaya negara tetangga respons karhutla via ASEAN hargai kedaulatan RI
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 23.47
19 Perusahaan Jadi Biang Kerok Karhutla!
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.35
Pemerintah Siagakan 1.425 Relawan Tangani Kebakaran Hutan 6 Provinsi
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 00.22
Indonesia Dapat Bantuan dari Jepang untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.00