Top Halal Award 2026: Dorong Transformasi Halal dari Kepatuhan Jadi Brand Trust
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Top Halal Award 2026 diselenggarakan IHATEC Marketing Research dengan tema 'Halal Beyond Compliance: Elevating Brand Trust in the AI Marketing Era' di Jakarta. Penghargaan ini mengakui brand yang unggul dalam Top Halal Index, yang mengukur persepsi konsumen terhadap aspek kehalalan dan kekuatan merek. Survei melibatkan 2.100 responden di enam kota besar Indonesia, termasuk Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan, dengan fokus pada generasi milenial dan Gen Z.
Pesan utama acara menekankan bahwa sertifikasi halal tidak lagi sekadar kepatuhan regulasi, tetapi fondasi untuk membangun kepercayaan konsumen secara berkelanjutan. Para narasumber, termasuk perwakilan BPJPH dan KNEKS, menyampaikan bahwa kesadaran akan gaya hidup halal semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda. Hal ini mendorong brand untuk mengintegrasikan nilai halal dalam seluruh aspek bisnis, mulai dari bahan baku, proses produksi, rantai pasok, hingga komunikasi pemasaran.
Dalam konteks AI dan blockchain, Top Halal Award juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam komunikasi merek. Pemerintah dan sektor swasta sepakat bahwa penguatan industri halal nasional perlu didukung oleh inovasi kreatif, storytelling, dan kekuatan jenama agar produk Indonesia kompetitif di pasar global. Penghargaan diberikan kepada berbagai brand dari sektor makanan, restoran, kosmetik, hingga kebutuhan rumah tangga.
Bagikan
Berita terkait
Produk Halal Indonesia Didorong Penuhi Standar dan Kebutuhan Pasar Global
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 15.56
RI & Malaysia Kerja Sama Garap Industri Halal
Detik.com · 18 September 2026 pukul 18.36
BPJPH Terbitkan Aturan Baru, Produk Impor Wajib Penuhi Kepastian Halal
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.33
Babe Haikal Apresiasi Bobby Nasution Majukan Industri Halal bagi UMKM Sumut
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.55