Toyota Produksi RI Laku Keras 145.080 Unit di LN, Avanza-Veloz Juara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat ekspor 145.080 unit kendaraan utuh (CBU) pada periode Januari-Juni 2026. Jumlah ini meningkat 10,7% dibandingkan tahun sebelumnya dan menyumbang sekitar 57,6% dari total ekspor mobil Indonesia yang mencapai 251.705 unit. Secara keseluruhan, ekspor otomotif nasional tumbuh 7,7% pada periode yang sama.
Pasar Asia menjadi tujuan terbesar dengan porsi hampir 58%, diikuti Amerika (29,5%) dan Timur Tengah (12%). Model Avanza dan Veloz menjadi tulang punggung ekspor dengan pengiriman 32.571 unit, disusul Raize (26.082 unit) dan Yaris Cross (20.441 unit). Kendaraan elektrifikasi, seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid, mengalami pertumbuhan 46,4% menjadi 12.693 unit.
Toyota menerapkan strategi multi-pathway dengan memproduksi kendaraan berbasis mesin konvensional, hibrida, hingga flex fuel vehicle (FFV) berbahan bakar bioetanol. Perusahaan menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap regulasi global untuk menjaga daya saing industri otomotif nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.16
Terungkap, Rp400 Miliar Digelontorkan Mazda untuk Pabrik di Bogor, Ini Faktanya
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.04
Terungkap, Alasan Mazda Pilih CX-30 Jadi Model Perdana Rakitan Lokal
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 19.25
Andalkan Teknologi i-DM, Jetour T2 Melantai di GIIAS 2026, Harganya Mengejutkan
Berita terkait
Mendag Minta Industri Otomotif Manfaatkan Perjanjian Dagang Jadi Modal Ekspor
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.48
Purbaya Janji Obral Insentif Rayu Toyota Pindah Pabrik dari Thailand
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30
Motul Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Motor di Mozia MotoFest 2026
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.55
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05