Transportasi Penyeberangan Perlu Dukungan Pembangunan yang Lebih Adil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri transportasi penyeberangan nasional dinilai memerlukan dukungan pembangunan yang adil dan proporsional sejalan dengan perannya menjaga konektivitas negara kepulauan. Memperingati 81 tahun Kemerdekaan RI dan 50 tahun industri penyeberangan, Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo menegaskan bahwa kapal penyeberangan berfungsi sebagai jembatan bergerak yang menopang mobilitas masyarakat, distribusi bahan pokok, logistik, energi, serta sektor pariwisata antarpulau.
Dalam aspek operasional, Gapasdap menekankan bahwa keselamatan bukan hanya beban operator kapal, melainkan tanggung jawab terpadu regulator, pengelola pelabuhan, hingga pengguna jasa. Peningkatan standar keselamatan kapal harus diimbangi oleh modernisasi infrastruktur pelabuhan, seperti perbaikan dermaga, fasilitas sandar, kedalaman kolam, dan navigasi agar sarana pelabuhan sejalan dengan perkembangan kapal.
Transformasi menuju budaya keselamatan juga perlu diwujudkan secara menyeluruh dari proses di darat hingga pelayaran selesai. Pengguna jasa diimbau menerapkan kepatuhan aturan yang setara seperti saat menaiki pesawat demi menjamin keamanan bersama serta kelancaran konektivitas nasional.
Bagikan
- transportasi penyeberangan
- gapasdap
- konektivitas antarpulau
- keselamatan transportasi
- infrastruktur pelabuhan
Berita terkait
Menhub Tegaskan KMP Putri Yasmin Laik Laut Sebelum Terbakar di Selat Lombok
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.40
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Transformasi Layanan dan Tingkatkan Kepedulian Sosial
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.59
Menhub Ungkap 3 Pelabuhan hingga Bandara Komodo Terdampak Gempa M 7 NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.33
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, Publik Diminta Tunggu Investigasi KNKT
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 01.00