Tren Pernikahan di Sewon Meningkat Berkat Program Nikah Massal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Angka pernikahan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum mengalami penurunan dari 24.462 pasangan pada 2019 hingga 18.490 pasangan pada 2025, menurut data Kementerian Agama Kanwil DIY. Penurunan ini dijelaskan oleh Kepala KUA Sewon Mustafied Amna sebagai fluktuasi yang dipengaruhi oleh dinamika populasi, sehingga tidak serta-merta mengindikasikan minat menikah warga yang menurun.
Berbeda dengan tren nasional, KUA Sewon di Kabupaten Bantul justru mencatat peningkatan jumlah pernikahan dari sekitar 550 pasangan pada 2024 naik menjadi 630 pasangan pada 2025. Lonjakan ini sebagian ditopang oleh penyelenggaraan program nikah massal, seperti pernikahan massal yang melibatkan 20 pasangan di STTKD pada 2025.
Program ini merupakan kolaborasi antara KUA Sewon dan Forum Ta'aruf Indonesia (Fortais) melalui inisiatif Golek Garwo, yang diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pernikahan sesuai prosedur yang benar.
Bagikan
Berita terkait
Menikah Massal Saat Kemarau, Ijab Kabul Pun di Atas Tangki Air
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 20.45
Jadwal Pelayanan SIM Keliling DIY Hari Ini, Senin 14 September 2026
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 09.23
Pemkab Bantul Kejar Target 100 Persen Desa Rintisan Budaya
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 16.20
14 Tahun Danais DIY di Kalurahan: Bangun Kawasan Sejarah-Olah Sampah Jadi Bata
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 21.03