Tren Tokenomics: Perusahaan Global Mulai Tinggalkan Model AI Mahal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan global kini beralih dari penggunaan model AI berbiaya tinggi ke strategi yang lebih hemat akibat meningkatnya beban operasional. Fenomena ini disebut 'tokenomics', di mana perusahaan sebelumnya mengedepankan penggunaan token AI secara berlebihan, tetapi kini lebih memilih model AI terjangkau seperti open-weight dari startup Tiongkok seperti DeepSeek, MiniMax, dan Moonshot AI. Mike Saeks, Field CTO di Cursor, menyatakan bahwa menggunakan model AI paling canggih untuk tugas rutin adalah pemborosan, seperti menggunakan Lamborghini hanya untuk belanja ke toko kelontong. Perusahaan kini menerapkan strategi 'a la carte' dengan menggabungkan berbagai model AI sesuai kebutuhan, sehingga mengurangi biaya signifikan. Misalnya, Cursor berhasil menurunkan biaya pembangunan peramban web dari lebih dari Rp155 juta menjadi sekitar Rp20,7 juta dengan mencampurkan model internal dan Anthropic Opus 4.8.
Bagikan
Berita terkait
Kondisi Geopolitik Bawa 'Berkah' Investasi Data Center di RI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.11
DBS Insights Forum: Solusi DBS Bantu Nasabah Ambil Keputusan Finansial
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 22.36
DBS Insights Forum Ungkap Peluang Investasi di Tengah Rivalitas Global
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.44
Tokoh NU Adnan Anwar: Rais Aam Harus Jaga Stabilitas NU
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 20.34