Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump Jumawa AS Kuasai Produksi Minyak Global

Presiden AS Donald Trump mengumumkan AS kini menjadi produsen minyak terbesar di dunia, dengan mencantumkan cadangan minyak Venezuela sebagai bagian dari cadangan strategisnya. Kesepakatan energi melibatkan North American Blue Energy Partners (NABEP) yang akan memberikan 35% saham ekuitas kepada Office of Strategic Capital di bawah Departemen Pertahanan AS. Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS akan memiliki hak untuk membeli 20% dari hasil produksi sesuai biaya produksinya. NABEP mendapatkan konsesi selama 100 tahun yang mencakup 17 ladang minyak, meski pemerintah Venezuela mengklaim kesepakatan ini hanya berlangsung 25 tahun. Gedung Putih memperkirakan kesepakatan ini akan menghasilkan royalti dan pajak senilai 200 miliar dolar AS selama 25 tahun pertama, yang akan dialokasikan untuk pembangunan kembali Venezuela dan pengembangan sektor sosial. Kesepakatan ini diperkirakan melibatkan cadangan minyak terbukti Venezuela sekitar 65 miliar barel.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait