Trump Cekik Iran dengan "Terorisme Negara"-Mojtaba Khamenei Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengecam sanksi ekonomi baru Amerika Serikasi (AS) yang disebut sebagai 'terorisme negara', sementara Ayatollah Mojtaba Khamenei melarang tindakan yang dapat merusak kohesi sosial di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Konflik AS-Iran telah memasuki bulan keenam tanpa penyelesaian, dengan AS meningkatkan tekanan melalui 'Hari D ekonomi'. Inflasi tahunan Iran mencapai 66% pada bulan lalu, dan perdagangan luar negeri Iran menyusut hampir 35% akibat sanksi dan blokade laut. Selat Hormuz, yang menangani seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang, tetap menjadi titik konflik sensitif. Khamenei meminta para pejabat menjaga persatuan nasional dan menghindari pernyataan yang memperburuk kondisi psikologis masyarakat, sambil menekankan perlunya langkah konkret untuk mengatasi inflasi, pengangguran, dan kelangkaan barang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.31
Iran Susun Tuntutan untuk Buka Selat Hormuz, Ada Syarat AS Harus Akhiri Perang
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.57
Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Stabil, Iran Klaim Capai Kesepakatan dengan Oman
Berita terkait
AS-Bahrain Perkuat Operation Economic Outcast Tekan Ekonomi Iran
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.52
Harga Minyak Turun Lebih dari 2 Persen, Sanksi AS ke Iran Tak Seberat Perkiraan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
AS Siapkan Sanksi Negara Pembeli Minyak Iran, Tiongkok Melawan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.55
Antrean Warga Iran di Pom Bensin Imbas Sanksi Baru dari AS
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 06.10