Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Geram Sebut Exxon hingga Chevron Terlalu Banyak Uang: Minta Harga Bensin Turun

Presiden AS Donald Trump menyerang ExxonMobil dan Chevron, menuduh mereka meraup keuntungan berlebih dari kenaikan harga bensin akibat perang dengan Iran. Trump menuntut pemangkasan harga bensin untuk konsumen. Kekesalan memuncak karena CEO Chevron tidak mengapresiasi kebijakan administrasi yang membantu pemulihan bisnis migas AS. Melalui Truth Social, Trump menyindir Chevron terkait operasional di Venezuela.

Harga bensin eceran di AS mencapai USD4,10 per galon, naik lebih dari 30% sejak perang AS-Israel melawan Iran. Hal ini menjadi isu sensitif bagi Partai Republik menjelang pemilu sela November, yang mencakup pemilihan 435 kursi DPR dan 33-35 kursi Senat. Meskipun Trump membatalkan rencana serangan ke Iran, harga bensin turun lebih lambat, menunjukkan dampak geopolitik terhadap ekonomi domestik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait