Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Hajar China, Ekspor "Harta Karun" Ini Diblokir Habis

Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump melarang ekspor limbah tungsten dan limbah baterai litium ke China dan negara lain. Larangan ini mulai berlaku pada 27 Agustus 2026 untuk satu tahun, sebagai bagian dari strategi memperkuat industri daur ulang dan produksi mineral kritis dalam negeri. Kebijakan ini mencakup larangan ekspor black mass, material hasil penghancuran baterai lithium-ion bekas yang mengandung logam bernilai seperti litium, nikel, kobalt, dan mangan, serta limbah tungsten yang digunakan untuk memperkeras baja dan industri pertahanan. Langkah ini merupakan upaya Washington untuk mengurangi ketergantungan terhadap China yang mendominasi pengolahan mineral kritis dunia.

Data Basel Action Network menunjukkan AS mengekspor hampir 33.000 metrik ton limbah elektronik dan logam setiap bulan, sebagian besar masih mengandung mineral kritis yang dapat didaur ulang. Kritikus dari industri daur ulang AS mendukung kebijakan ini karena berpotensi meningkatkan pasokan bahan baku mineral kritis bagi industri nasional. Namun, kapasitas fasilitas daur ulang di AS belum mampu mengolah seluruh limbah yang dihasilkan, dan beberapa perusahaan seperti Li-Cycle dan Ascend Elements mengalami tekanan keuangan.

Pemerintah AS tetap membuka peluang pengecualian bagi perusahaan yang dapat membuktikan kesulitan tidak semestinya atau kerugian yang tidak dapat diperbaiki. CEO Amermin, Ryan McAdams, menyambut kebijakan ini dengan positif tetapi menilai larangan ekspor saja belum cukup. Ia menekankan pentingnya membangun infrastruktur pengolahan limbah di dalam negeri, meskipun hibah sebesar US$11,5 juta yang diperoleh Amermin dari Departemen Energi AS belum dicairkan hingga kini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait