Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Trump Kasih Sinyal ke Kim Jong Un, Ada Apa AS-Korut?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka peluang untuk memulihkan hubungan dengan Korea Utara. Dalam sebuah acara kampanye di Ohio, Trump menyatakan bahwa ia memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan para pemimpin negara yang memiliki senjata nuklir, termasuk China dan Korea Utara, sebagai bagian dari strategi keamanan nasional AS.

Pernyataan Trump muncul setelah sebelumnya pada Agustus ia menyatakan ingin bertemu kembali dengan Kim Jong Un sebelum akhir tahun. Hal ini memicu spekulasi bahwa Trump ingin menghidupkan kembali diplomasi langsung dengan Pyongyang, yang pernah menghasilkan tiga pertemuan antara keduanya pada 2018 hingga 2019.

Namun, Korea Utara tetap menolak seruan denuklirisasi dan menegaskan komitmennya sebagai negara ber senjata nuklir. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott menyatakan bahwa Washington terbuka untuk berkomunikasi dengan Pyongyang selama hal tersebut selaras dengan kepentingan nasional AS. Trump juga menyebutkan bahwa Korea Utara memiliki 112 rudal nuklir, angka yang berbeda dari pernyataannya sebelumnya tentang 57 senjata nuklir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait