Trump Marah, Janji Penjarakan Pembocor Informasi yang Sebut AS Kehabisan Rudal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan kemarahan dan berjanji memenjarakan pihak yang membocorkan data persediaan militer AS. Laporan media menyebut AS kehabisan sejumlah rudal penting seperti ATACMS dan PrSM di tengah perang melawan Iran yang sudah memasuki bulan keenam. Gedung Putih membantah klaim ini, namun mengakui bahwa produksi rudal canggih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengganti stok yang habis. Trump sebelumnya membatalkan rencana serangan besar terhadap Iran pada akhir Juli, sebagian karena kekhawatiran akan menipisnya persediaan amunisi. Laporan ini memicu kekhawatiran bahwa kemampuan AS untuk menghadapi konflik dengan Rusia atau China bisa terganggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.51
Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
Berita terkait
Presiden Trump Lontarkan Gagasan Mengubah Nama Selat Hormuz Menjadi Selat Trump
VOI · 3 September 2026 pukul 09.15
Trump Klaim AS Dapat Kendali Mayoritas atas 65 Miliar Barel Minyak Venezuela
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 14.00
Jenderal Tertinggi AS Diam-diam Cari Jalan Keluar dari Perang Iran, Opsi Militer Amerika Makin Terbatas
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 05.56
Terungkap! Ini Alasan Utama Presiden Iran Pezeshkian Masih Enggan Bertemu Donald Trump!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.28