Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan masih ingin mencapai kesepakatan dengan Iran, menegaskan tidak ingin membunuh atau mencelakakan siapa pun. Namun, ia juga menyampaikan bahwa AS telah mempersiapkan dan melakukan serangan besar terhadap Iran dalam beberapa bulan terakhir. Trump menilai Iran menghormati AS dan menunggu untuk melihat perkembangan selanjutnya.
Pada minggu sebelumnya, Trump sempat membatalkan rencana serangan terhadap Iran karena masih ada peluang diplomasi. Kesepakatan yang sedang dibahas mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan penyelesaian isu program nuklir Iran. Menurut The New York Times, rancangan kesepakatan tersebut juga melibatkan Oman untuk membantu membuka Selat Hormuz dalam waktu 60 hari.
Konteks ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang tinggi di Laut Persia, dengan isu keamanan laut dan program nuklir menjadi poin utama perundingan internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.20
Iran Punya Senjata Lebih Kuat dari Nuklir, AS Dibuat "Mati Kutu"
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 19.03
Iran dan Oman Sepakat Buka Jalur Pelayaran di Selat Hormuz
Berita terkait
Trump Kembali Gertak Iran, Ancam Gerakan Militer Lagi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 23.23
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12
Terungkap! Ini Alasan Utama Presiden Iran Pezeshkian Masih Enggan Bertemu Donald Trump!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.28
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Iran! Selat Hormuz Makin Memanas, Teheran Masih Gigit Jari?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.24